Senin, 18 Maret 2013

7 Keajaiban Laut di Dunia

1. The Blue Hole of Belize
Great Blue Hole adalah lubang runtuhan bawah air di lepas pantai Belize. Lubang itu terletak di dekat pusat Karang Lighthouse, sebuah atol kecil yang berjarak 70 kilometer (43 mil) dari daratan dan Belize City. Lubang dalam bentuk melingkar, lebih dari 300 m (984 kaki) di seluruh dan dalam 125 m (407 kaki). Lubang ini terbentuk selama beberapa peristiwa glasiasi Kuarter ketika permukaan air laut jauh lebih rendah – analisa penemuan stalaktit di Great Blue Hole menunjukkan formasi yang telah terjadi 153.000, 66.000, 60.000, dan 15.000 tahun yang lalu. Sebagai laut yang mulai muncul kembali, gua-guanya tergenang. Great Blue Hole adalah bagian dari Sistem Cagar Karang Penghalang Belize yang lebih besar, sebagai Situs Warisan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO).
7 Keajaiban Laut di Dunia
2. Deep-Sea Vents
Dikenal juga sebagai “black smoker” atau perokok hitam, yaitu aktivitas pengeluaran gas dan air panas ke permukaan bumi karena kegiatan vulkanik. Kawasan Deep – Sea Vents sangat buas, dia memiliki semburan hidrotermal dan cerobong – cerobong perokok hitam yang ditemukan pada kedalaman 16.000 kaki atau 4.877 meter. Saat para ilmuwan memotong dasar laut dibawah bongkahan es artik, mereka menemukan selusin gunung berapi yang baru.

3. Kepulauan Galapagos
Kepulauan Galapagos yaitu sebuah kepualauan yang terdiri dari 13 puau berapi dan bebatuan yang terletak di samudera Pasifik sekitaer 1000 km sebelah barat Amerika Selatran. Galapagos merupakan salah satu daerah gunung berapi teraktif di dunia.Galapagos terkenal karena jumlah spesies endemisnya yang besar dan penelitian yang dilakukan Charles Darwin yang membawanya menemukan teori seleksi alam. Pada 1986 lautan di sekitarnya dinyatakan sebagai cadangan kelautan. UNESCO menetapkan Galapagos sebagai Situs Warisan Dunia pada 1978 yang kemudian diperpanjang pada Desember 2001 untuk memasukkan wilayah cadangan kelautan. Yayasan Charles Darwin yang didedikasikan untuk pemeliharaan kepulauan ini didirikan di Belgia pada 1959.
Spesies yang penting termasuk di dlm pulau ini :
1. Iguana darat, Conolophus subcristatus
2. Iguana laut, Amblyrhynchus cristatus (satu-satunya jenis iguana yang makan makanan dari laut)
3. Kura-kura Raksasa Galapgos, Geochelone elephantopus, dikenal sebagai Galápago dalam bahasa Spanyol, adalah binatang yang menjadi asal nama kepulauan ini.
4. 13 spesies endemis burung kutilang.
5. Pinguin Galapagos, Spheniscus mendiculus
6. Burung laut yang tak terbang, Nannopterum harrisi

7 Keajaiban Laut di<br />
Dunia” src=”<a href=http://i1112.photobucket.com/albums/k493/veenaputri/6-2.jpg&#8221; width=”320″ height=”281″ border=”0″ />
4. Great Barrier Reef
Karang Penghalang Besar (Bahasa Inggris: Great Barrier Reef) adalah kumpulan terumbu karang terbesar dunia yang terdiri dari kurang lebih 3.000 karang dan 900 pulau, yang membentang sepanjang 2.600 km. Karang ini berlokasi di Laut Koral, lepas pantai Queensland di timur laut Australia. Sebagian besar wilayah karang ini termasuk bagian yang dilindungi oleh Taman Laut Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef Marine Park).
Karang Penghalang Besar (KPB) dapat dilihat dari luar angkasa dan kadang disebut sebagai organisme tunggal terbesar di dunia. Pada kenyataannya, ia terbentuk dari berjuta organisme kecil, dikenal dengan sebutan polip koral (coral polyp). KPB dipilih sebagai sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1981.
Kekayaan biodiversitasnya, perairannya yang hangat dan jernih, serta keterjangkauannya dari fasilitas terapung yang disebut live aboards, membuat karang ini menjadi tujuan pariwisata yang sangat populer, terutama bagi para penyelam scuba. Banyak kota di sepanjang pesisir pantai Queensland yang menawarkan wisata laut ke karang ini setiap harinya. Beberapa pulau kontinental juga telah berubah fungsi menjadi resor.

5. Danau Baikal
Danau Baikal adalah danau terdalam dan tertua di dunia dan terbanyak (dalam isi) air tawarnya di Bumi. Danau ini berisi lebih dari 20% air tawar dunia dan lebih dari 90% air tawar Russia. Danau ini merupakan Situs warisan dunia yang terletak di selatan Siberia di Russia, antara Oblast Irkutsk di barat laut dan Buryatia di tenggara, dekat kota Irkutsk.Ketinggian permukaan 456 meter (1,496 kaki) dengan Kedalaman maksimal 1637 meter (5369 kaki). Disinilah terdapat seperlima dari air tawar di bumi, jika danau ini kering untuk mengisinya kembali diperlukan debit air di dunia sepanjang tahun. Dan, orang yang naik kapal melintasi danau ini dapat melihat kedalaman danau 50 meter.

6. Northern Red Sea
Laut yang membatasi benua Afrika dan Asia, dan termasuk laut dengan tingkat kadar garam tertinggi di dunia. Kedalaman laut ini mencapai 2.500 meter. Seorang arkeologi menemukan beberapa bangkai kereta tempur kuno dan manusia menurutnya merupakan bangkai kereta firaun saat mengejar musa.

7. Palau
Republik Palau (juga dieja sebagai Belau) adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik, 200 km sebelah utara Papua Barat, 255 km sebelah timur Maluku Utara, 500 km sebelah timur Sulawesi Utara dan 500 km sebelah timur Filipina. Negara ini merdeka pada tahun 1994 dari Wilayah Perwalian Kepulauan Pasifik yang diperintah Amerika Serikat. Palau terdiri dari 8 pulau utama dan sedikitnya 250 pulau kecil.iga arus lautan yang bertemu di Palau membawa serta kehidupan laut yang lebih beraneka dibanding laut Karibia sekalipun. Terdapat lebih dari 1.000 spesies ikan dan lebih dari 700 spesies karang. Jika anda menyelam bisa menyusuri tebing Ngemelis Wall setinggi 60 kaki, menurun kira-kira 1.000 kaki sampai anda menjumpai aneka terumbu karang dan aneka species ikan beraneka warna.

12 Kalimat Inspiratif dari Bill Gates

\
http://www.didunia.net/
Siapa tidak kenal Bill Gates? Pendiri perusahaan software raksasa Microsoft ini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Dia juga dikenal sebagai dermawan yang banyak sekali menyumbangkan uang bagi aktivitas kemanusiaan melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation. Dalam beberapa kesempatan, drop out dari Universitas Harvard ini mengemukakan beberapaquote yang mungkin bisa menginspirasi. Berikut beberapa di antaranya yang dikutip dari berbagai sumber:
- Saya sungguh memiliki banyak impian ketika masih kecil dan saya pikir hal itu tumbuh dari fakta bahwa saya punya kesempatan untuk banyak membaca.
- Saya gagal dalam beberapa subyek saat ujian, namun teman saya lulus semuanya. Sekarang dia bekerja sebagai seorang insinyur di Microsoft dan saya adalah pemilik Microsoft.
- Jika Anda tidak bisa membuatnya dengan baik, setidaknya buatlah terlihat baik.
- Tidak masalah untuk merayakan kesuksesan, namun lebih penting untuk memperhatikan pelajaran dari kegagalan.
- Berlakulah baik kepada para nerds. Ada kemungkinan Anda akan bekerja untuk salah satu dari mereka.
- Dalam bisnis ini, saat Anda menyadari sedang berada dalam masalah, sudah terlambat untuk menyelamatkan diri. Kecuali Anda ketakutan setiap saat, Anda musnah.
- Teknologi hanyalah alat. Untuk membuat anak-anak bekerja sama dan memotivasi mereka, guru adalah yang paling penting.
- Jika Anda pikir guru Anda adalah orang yang keras, tunggulah sampai Anda memiliki bos.
- Televisi bukanlah kehidupan yang nyata. Di kehidupan sebenarnya, orang-orang harus meninggalkan warung kopi dan pergi bekerja.
- Jangan merengek-rengek tentang kesalahan Anda, belajarlah dari kesalahan itu.
- Saya yakin jika Anda menunjukkan orang permasalahannya dan menunjukkan pada mereka solusi, mereka akan bergerak untuk beraksi.
- Saya mengambil langkah raksasa dan segera. Jika Anda berada di tempat dan waktu yang tepat dan memiliki visi ke mana teknologi baru akan menuju namun Anda tidak beraksi, Anda tidak akan pernah bisa sukses.

10 Fakta Menarik Mengenai Catur

Dalam daftar ini kita mendekati beberapa daerah yang paling menarik dan fakta-fakta yang berkaitan dengan catur yang menjadikannya salah satu permainan yang paling populer.
Sejarah yang panjang dan bersifat dinamis telah menghasilkan pemain catur di seluruh dunia – menurut The Chess in the Olympics Campaign, “605 juta orang di seluruh dunia tahu cara bermain catur.” Berikut adalah 10 hal yang paling menarik / fakta-fakta tentang catur:
10.Sejarah Dari Catur
www.didunia.net
Catur memiliki sejarah yang sangat panjang dan terhormat. Hal ini diyakini berasal dari India pada kekaisaran Gupta, dan kemudian membuat jalan ke Barat pada abad ke-9. Tentu saja ada kemajuan yang berbeda antara periode waktu dulu dan sekarang, yang telah membuat catur seperti sekarang ini. Sebagai contoh, pion memungkinkan untuk maju dua kotak hanya dari posisi semula diperkenalkan pada tahun 1280 di Spanyol. aturan promosi Gadai dibatasi untuk beberapa waktu, seperti di abad 18 dan 19 ketika itu terbatas pada bagian-capture sebelumnya. Tentu saja, sekarang pion mungkin dipromosikan menjadi kuda, benteng,ksatria,, atau ratu.
9.Pendek dan Panjang Permainan
Dalam catur itu menakjubkan untuk diperkirakan betapa pendek atau panjang sebuah permainan.
Untuk pasangan yang pertama tercepat adalah sebagai berikut: 1. f3 e5 2. f3 e5 2. g4 Qh4++ ini dikenal sebagai Fool’s mate (ada variasi lain dari pasangan ini).
Dan ya, menggambar atau pengunduran diri mungkin terjadi sebelum langkah dimulai, yang dapat terjadi dalam kasus skenario klasemen turnamen atau pemain yang tidak muncul saat permainannya, masing-masing.
Permainan terpanjang turnamen catur berlangsung selama 269 langkah (20 jam, 15 menit), yang berakhir dengan seri.perkiraan teoritis untuk permainan terpanjang bervariasi dan ekstrim (5.000 lebih langkah), yang rumit dengan peraturan khusus (dan bermain buruk!), yaitu aturan 50 langkah dan 2 kali pengulangan .
8.Sang Ratu Yang Dinamis
Mungkin ada daftar top 10 hanya pada ratu, yang telah mengalami sejumlah perubahan sepanjang sejarah.
Mulai dari hanya bisa bergerak 1 bidak secara diagonal , kemudian bisa bergerak dua arah – dan selanjutnya di sepanjang jalan, lalau mampu bergerak seperti kesatria.
Tentu saja sekarang, untungnya, ratu mampu bergerak diagonal, horizontal, dan vertikal dengan lingkup bagian lain.Awalnya ide langkah ratu ini adalah dari “Fers,” seorang konselor atau perdana menteri, penasehat raja.Orang-orang Eropa kemudian berubah di tahun 1400-an menjadi bagian terkuat di catur.

7. Dapatkah Anda Bermain Catur dengan mata tertutup?
www.didunia.net
catur dengan mata ditutup adalah nyata dan didokumentasikan dalam catatan dunia.Hal ini seperti kedengarannya: pemain membuat semua gerakannya tanpa melihat papan.Biasanya ada “orang tengah” semacam untuk memberi dan menerima langkah untuk permainan.
catur dengan mata tertutup adalah keterampilan mengesankan bahwa banyak pemain catur yang miliki bakat ini.
Hal ini tentunya membutuhkan kemampuan jeli melihat papan catur dengan jelas, yang dapat menjadi sulit setelah banyak bergerak.Rekor Permainan seperti ini dipecahkan pada tahun 1960 di Budapest oleh Flesch Janos Hungaria, yang bermain 52 lawan secara bersamaan saat mata tertutup – ia menang 31 kali dari 31 permainan. 6. Kemungkinan Tak Terbatas
Setelah tiga langkah – yaitu tiga langkah oleh masing-masing pihak (masing-masing “bergerak” dalam catur mempertimbangkan langkah oleh si putih dan hitam) – ada lebih dari sembilan juta lebih kemungkinan posisi .
perhitungan serupa telah dibuat, jika Anda cenderung matematis, melihat nomor Shannon untuk estimasi terhadap kompleksitas catur.
Kemungkinan dalam catur menambah keindahannya. Anda pasti tidak perlu khawatir dari posisi yang sama saat Anda bermain, yang meminjamkan pentingnya pengenalan pola dan strategi posisi-spesifik.
Dengan kata lain, Anda harus berpikir bahwa setiap permainan catur tidak memiliki pola langkah yang sama satu sama lain
5. Taktik Pembukaan 
teori pemukaan catur berjalan dengan baik sesuai dengan kemungkinan tak berakhir tentang catur.Sebuah pembukaan didefinisikan sebagai rangkaian langkah untuk memulai permainan, yang dapat mencakup banyak variasi yang berbeda sub.
Ada lebih dari 1.000 bukaan yang berbeda, termasuk variasi dalam waktu pembukaan yang lebih besar yang bisa kita pelajari. PemBukaan adalah aspek yang unik dari catur juga. Hal ini juga memungkinkan pemain catur cara untuk “mempersiapkan” menghadapi lawan atau bermain catur dengan gaya mereka.
Sebagai contoh, ada berbagai jenis pertahanan yang satu dapat belajar sesuai dengan gaya agresif atau posisi bermain, yakni King’s Indian atau Queen’s Indian defenses respectfully d4.
4. Permulaan dari catur dan tinju 
www.didunia.net
Untuk kejutan pasar varian catur luas dan beragam .Ada beberapa varian yang mengubah pion-pion, papan, dan apapun dari meletakkan tiga papan catur di atas satu sama lain. Anda bahkan dapat menempatkan dua papan catur side-by-side dan bermain gila – di mana Anda mengambil sepotong dan tangan ke lawan untuk penempatan.
Catur tinju telah muncul dalam beberapa tahun terakhir, pencampuran dalam putaran tinju untuk waktu yang telah ditentukan pada papan catur.
Anda jatuh pada satu depan dan Anda kehilangan.Ini membawa aspek lain yang menarik untuk dunia catur dan variannya, yang tentunya menarik bagi sebagian orang untuk mencari variasi baru.
3. Komputer Pemain Catur 
www.didunia.net
Catur di komputer sekarang bagian yang sangat penting dari catur.Yang paling terkenal Garry Kasparov, juara dunia dan dikenal sebagai salah satu pemain terkuat dalam sejarah catur, dikalahkan oleh IBM Deep Blue pada tahun 1997 dalam pertandingan enam-game. Selain klaim kecurangan, ini adalah kejutan besar kepada dunia catur.
Pada tahun 2006 juara dunia Vladimir Kramnik dikalahkan oleh Deep Fritz, melanjutkan pernyataan kekuatan catur oleh komputer.
Saat ini program-program catur yang mudah tersedia untuk pemain catur yang penting dalam menganalisis dan meningkatkan permainan.Mereka umumnya setingkat dalam kekuatan yang sama dengan grandmaster.
2. Catur dan Otak Anda
Catur sering dikutip oleh para psikolog sebagai cara yang efektif untuk meningkatkan fungsi memori.
Juga memungkinkan pikiran untuk memecahkan masalah yang kompleks dan bekerja melalui ide, maka tidak mengherankan bahwa catur direkomendasikan dalam memerangi Alzheimer. Beberapa berpendapat bahwa hal itu dapat meningkatkan kecerdasan seseorang, meskipun itu adalah topik yang lebih kompleks.
Efek dari catur pada individu muda telah menyebabkan catur sedang diperkenalkan di distrik sekolah dan berbagai negara. Ini telah ditunjukkan untuk meningkatkan nilai anak-anak dan efek positif lainnya.
1. Mesin Catur dari Turki
www.didunia.net
Mesin catur turki dibuat abad ke-18. Yang menjadi korban tertipu adalah sejumlah orang-orang seperti Napoleon Bonaparte dan Benjamin Franklin, itu sebenarnya bukan mesin. Termasuk konstruksi yang rumit yang mencakup metode untuk menyembunyikan operator nya, pemain catur manusia ditempatkan di dalam mesin ini.Ketika mesin itu ada dalam kebakaran rahasia itu terbongkar, dan mesin catur dari Turki tetap menjadi cerita lain yang menarik di sepanjang sejarah catur

10 Skandal Sepakbola Paling Heboh di Dunia

sepakbola memiliki daya tarik tersendiri bagi setiap penggemarnya. Gol-gol indah, permainan tim yang mengesankan, ataupun skill para pemain yang mengagumkan mampu memberikan nilai plus di mata para penonton. Hal lain yang tak kalah menarik perhatian adalah peristiwa skandal di luar lapangan. Tak jarang kehidupan persepakbolaan dunia diwarnai oleh skandal yang melibatkan sejumlah pemain ataupun klub ternama. Perselingkuhan mendominasi sejumlah kasus-kasus tersebut. Berikut ini 10 besar skandal Terheboh yang pernah terjadi dalam sejarah sepakbola dunia:
10. Perselingkuhan Ryan Giggs dengan Imogen Thomas

Ryan Giggs dan Imogen Thomas.
Nama besar Ryan Giggs selama bersama Manchester United sempat tercoreng akibat perselingkuhan yang dilakukannya. Bintang asal Wales tersebut melakukan perselingkuhan dengan salah seorang bintang televisi terkenal, Imogen Thomas. Pria yang sudah memiliki istri dan anak ini bahkan sempat mengecam media massa untuk menghentikan publikasi tentang kasusnya tersebut. Banyak pihak termasuk para pendukung The Red Devils menyesalkan tindakannya tersebut. Terlebih kejadian itu terjadi sebelum United menjalani partai final Liga Champions menghadapi Barcelona.
9. Skandal Judi Ayah dan Paman dari Wayne Rooney

Wayne Rooney saat mendapat kartu merah di pertandingan Inggris melawan Montenegro.
Perjudian kerap dikaitkan dengan dunia sepakbola. Taruhan atas suatu pertandingan kerap membuat orang terjebak dalam dunia perjudian. Kali ini kejadian tersebut menimpa ayah dan paman dari Wayne Rooney. Mereka berdua terlibat dalam skandal pengaturan skor antara klub Motherwell dan Hearts. Kasus penyelidikan dimulai ketika muncul kecurigaan pihak berwajib terhadap kartu merah yang diterima Steve Jennings dalam pertandingan. Gelandang Motherwell tersebut langsung dicerca dengan banyak pertanyaan dalam penyelidikannya tersebut. Wayne Rooney awalnya mengaku tak terbebani atas kasus tersebut. Ia tetap menjalankan kewajibannya untuk membela the Three Lions dalam lanjutan kualifikasi Euro 2012. Sayangnya emosinya masih tidak stabil karena dalam pertandingan melawan Montenegro tersebut ia dengan sengaja menendang kaki salah seorang pemain lawan. Tindakannya membuatnya mendapat kartu merah dan harus absen di babak grup putaran final Euro 2012.
8. Perselingkuhan Franz Beckenbauer
Salah seorang legenda sepakbola dunia yang berasal dari Jerman, Franz Beckenbauer ternyata juga pernah memiliki cacat dalam karirnya. Gaya permainannya yang unik membuatnya memiliki banyak penggemar namun banyak juga publik yang menyayangkan kasus percintaannya.
Pada tahun 1963 di umurnya yang masih 18 tahun ia menghamili kekasihnya namun menolak untuk menikahinya. Kelakuannya ini membuat dirinya sempat dikeluarkan dari tim muda Jerman. Ia akhirnya bisa bergabung lagi dengan timnya dengan syarat harus tidur satu kamar dengan pelatihnya.
Pada tahun 2000 Beckenbauer sempat meminta maaf kepada istri keduanya, Sybille karena telah menghamili selingkuhannya. Sayangnya permintaan maaf ini pada akhirnya hanya sia-sia belaka. Tiga tahun kemudian ia meninggalkan istri keduanya untuk menikahi selingkuhannya yang bernama, Heidi Burmester.

7. Skandal Calciopoli

Ancelotti saat diperiksa mengenai keterkaitannya dalam kasus Calciopoli.
Skandal Calciopoli pada tahun 2006 ini menghentakkan tanah Italia. Nama baik liga Serie A tercoreng karena ulah sejumlah klub besar. Ditengarai klub-klub kaya tersebut menggunakan kekuasaannya untuk mempengaruhi keputusan wasit di pertandingan. Kasus ini menyeret sejumlah nama klub besar seperti Juventus dan AC Milan. Bianconeri mendapat sanksi paling besar karena harus menerima kenyataan kehilangan scudetto yang direbutnya pada tahun 2005 dan 2006. Klub asal kota Turin ini juga harus turun ke Serie B.
6. Ronaldo Sewa Transeksual dan Pesta Kokain

Andreia Albertine menunjukan SIM milik Ronaldo di luar sebuah motel di Rio de Janeiro.
Ronaldo merupakan salah satu legenda besar di dunia persepakbolaan. Sayangnya namanya kian meredup di penghujung karirnya. Kejadian yang makin membuat pamornya makin turun adalah ketika ia menyewa tiga orang perempuan panggilan yang ternyata adalah seorang transeksual. Para transeksual tersebut juga sempat mengancam Ronaldo supaya memberi uang suap agar mereka tak membeberkan kejadian tersebut ke media massa. Belakangan diketahui kalau Ronaldo sendiri sebetulnya sudah tahu sejak awal bahwa mereka adalah transeksual. Hal yang kian menambah buruk adalah mereka juga mengaku turut mengadakan pesta kokain bersama mantan pemain tim nasional Brazil tersebut.
5. Perselingkuhan Rio Ferdinand dengan 10 Wanita Lain
Rio Ferdinand merupakan seorang pemain bertahan tangguh di tim nasional Inggris dan Manchester United. Ketangguhannya tersebut tak diikuti ketangguhannya dalam menjaga biduk pernikahan rumahtangganya. Ferdinand telah memiliki seorang istri dan anak namun ia melakukan perselingkuhan sebanyak 10 kali dengan wanita lain.
Ferdinand mengaku sangat terganggu dengan pemberitaan media massa tersebut. Ia bahkan akhirnya menuntut koran Sunday Mirror. Tuntutannya ini karena ia menganggap koran tersebut telah melanggar privasinya.
4. Perselingkuhan John Terry dengan Istri Wayne Bridge

Cinta segitiga terlarang yang melibatkan Terry, Perroncel dan Wayne Bridge.
Persahabatan tampaknya tak cukup untuk menghapus niat buruk dari seseorang. John Terry sebelumnya bersahabat akrab dengan mantan rekannya di Chelsea, Wayne Bridge. Sayangnya keakraban antara mereka berdua retak ketika Terry diduga kuat menjalin hubungan gelap dengan istri dari Bridge, Vanessa Perroncel. Tindakan Terry ini membuat dirinya mendapat kritikan keras dari berbagai pihak. Ia juga harus kehilangan jabatannya sebagai kapten di tim The Three Lions. Bridge sendiri menolak untuk bermain satu tim lagi dengan kapten Chelsea tersebut. Ia bahkan sempat menolak untuk bersalaman ketika bertemu lagi dengan Terry setelah kasus tersebut terungkap.
3. Kasus Prostitusi Pemain Tim Nasional Perancis

Karim Benzema dan Frank Ribery.
Tim nasional Perancis sempat mengalami peristiwa memalukan atas kasus prostitusi yang menimpa tiga pemain andalannya yaitu Franck Ribery, Karim Benzema, dan Sidney Govou. Ketiganya dituduh telah melakukan pelanggaran hukum dengan menyewa seorang prostitusi di bawah umur bernama Zahia Dehar. Dehar saat itu masih berusia 18 tahun. Ketiga pemain Les Blues tersebut mengaku sama sekali tak tahu usia gadis tersebut. Kabar terakhir menyatakan bahwa Dehar sendiri mengaku terkejut atas kasus yang menimpa mereka. Hal ini karena ia mengaku diperlakukan dengan sangat baik selama bersama mereka.
2. Kiper Flamengo Bunuh Mantan Kekasihnya
Kehebatan prestasi seorang pemain sepakbola dapat hilang dalam sekejap mata. Ungkapan ini tepat untuk menggambarkan peristiwa yang dialami oleh Bruno Fernandes. Kiper Flamengo ini sebelumnya merupakan salah satu pemain sepakbola berbakat yang diminati banyak klub Eropa. Sayangnya karirnya akhirnya terhenti setelah ia melakukan kasus pembunuhan terhadap mantan kekasihnya, Eliza Samudio.
Kasus tersebut bermula dari hamilnya Samudio. Fernandes yang merupakan ayah dari bayi tersebut menolak untuk bertanggungjawab atas perbuatannya sementara Samudio ingin tetap menjaga kandungannya. Sifat keras dari Fernandes akhirnya membuatnya bekerjasama dengan seorang pensiunan polisi Brazil untuk menghabisi nyawa Samudio.
1. Tewasnya Andres Escobar

Mendiang Andres Escobar.
Dunia sepakbola mengalami duka besar ketika salah seorang pemain sepakbola Kolombia, Andres Escobar tewas secara tragis. Kejadian yang terjadi pada bulan Juli 1994 bermula dari gol bunuh diri yang dilakukan Escobar pada Piala Dunia 1994. Gol ini membuat timnya langsung tersingkir dari ajang 4 tahunan tersebut. Besar dugaan bahwa ia tewas dibunuh oleh para pedagang narkoba di Kolombia. Penjahat-penjahat tersebut  diduga mengalami kerugian besar dari perjudian setelah tim kesayangan mereka kalah. Escobar akhirnya harus menanggung luapan kemarahan mereka dan pergi meninggalkan dunia untuk selamanya.

MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH : MELALUI KEARIFAN LOKAL


PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH :
MELALUI KEARIFAN LOKAL[1]
Oleh:
L.R.Retno Susanti[2]

ABSTRAK
Sejarah memberikan pelajaran yang amat berharga, betapa perbedaan, pertentangan, dan pertukaran pikiran itulah sesungguhnya yang mengantarkan kita ke gerbang kemerdekaan. Melalui pertukaran pikiran itu kita juga bisa mencermati, betapa kuat keinginan para Pemimpin Bangsa itu untuk bersatu di dalam satu identitas kebangsaan, sehingga perbedaan-perbedaan tidak menjadi persoalan bagi mereka. Oleh karena itu pendidikan karakter harus digali dari landasan idiil Pancasila, dan landasan konstitusional UUD 1945. Tantangan saat ini dan ke depan bagaimana kita mampu menempatkan pendidikan karakter sebagai sesuatu kekuatan bangsa. Oleh karena itu kebijakan dan implementasi pendidikan yang berbasis karakter di sekolah menjadi sangat penting dan strategis dalam rangka membangun bangsa ini. Kearifan lokal dapat berfungsi sebagai salah satu sumber nilai-nilai yang luhur bagi maksud tersebut. Dengan kata lain, kearifan lokal bisa menjadi sumur yang tak kunjung kering di musim kemarau panjang, nilai-nilai kebijaksanaan bagi perwujudan cita-cita bangsa yang seimbang, baik secara lahiriah maupun batiniah. Di samping berfungsi sebagai penyaring bagi nilai-nilai berasal dari luar, kearifan lokal dapat juga digunakan untuk meredam gejolak-gejolak yang bersifat intern. Misalnya konflik masyarakat yang sesuku atau antarsuku. Upaya promosi nilai-nilai luhur dalam kebudayaan tertentu secara formal akan menimbulkan apresiasi dan rasa bangga terhadap nilai-nilai tersebut. Dengan demikian akan timbul semangat yang kuat untuk menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.
            Oleh karenanya tulisan ini dimaksudkan untuk mencoba menguraikan bagaimana membangun pendidikan karakter di sekolah melalui kearifan lokal.


I. PENDAHULUAN
Pendidikan karakter saat ini memang menjadi isu utama pendidikan, selain menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter inipun diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam mensukseskan Indonesia Emas 2025. Dalam UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3, menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Selanjutnya  pada Pasal 13 Ayat 1 menyebutkan bahwa Jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal, dan informal  dapat saling melengkapi dan memperkaya. Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Pendidikan informal sesungguhnya memiliki peran dan kontribusi yang sangat besar dalam keberhasilan pendidikan. Peserta didik mengikuti pendidikan di sekolah hanya sekitar 7 jam per hari, atau kurang dari 30%. Selebihnya (70%), peserta didik berada dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya. Jika dilihat dari aspek kuantitas waktu, pendidikan di sekolah berkontribusi hanya sebesar 30% terhadap hasil pendidikan peserta didik.
Selama ini, pendidikan informal terutama dalam lingkungan keluarga belum memberikan kontribusi berarti dalam mendukung pencapaian kompetensi dan pembentukan karakter peserta didik. Kesibukan dan aktivitas kerja orang tua yang relatif  tinggi, kurangnya pemahaman orang tua dalam mendidik anak di lingkungan keluarga, pengaruh pergaulan di lingkungan sekitar, dan pengaruh media elektronik ditengarai bisa berpengaruh negatif terhadap perkembangan dan pencapaian hasil belajar peserta didik. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pendidikan karakter terpadu, yaitu memadukan dan mengoptimalkan kegiatan pendidikan informal lingkungan keluarga dengan pendidikan formal di sekolah. Dalam hal ini, waktu belajar peserta didik di sekolah perlu dioptimalkan agar peningkatan mutu hasil belajar dapat dicapai, terutama dalam pembentukan karakter peserta didik .
Dengan demikian jelas sekali bahwa fungsi dan tujuan pendidikan di setiap jenjang berkaitan dengan pembentukan karakter peserta didik sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan santun dan berinteraksi dengan masyarakat. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil penelitian di Harvard University Amerika Serikat (Ali Ibrahim Akbar, 2000), ternyata kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill). Penelitian ini mengungkapkan, bahwa kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20 persen oleh hard skill dan sisanya 80 persen oleh soft skill. Bahkan orang-orang tersukses di dunia bisa berhasil dikarenakan lebih banyak didukung kemampuan soft skill daripada hard skill. Hal ini mengisyaratkan bahwa mutu pendidikan karakter peserta didik sangat penting untuk ditingkatkan. Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat.
            Oleh karena itu Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Prof.dr.Fasli Jalal, Ph.D Pada tanggal 1 Juni 2010  dalam acara  Rembuk Nasional dengan  tema “ Membangun Karakter Bangsa dengan Berwawasan Kebangsaan”. yang digelar di Balai Pertemuan UPI ini, dan dibidani oleh Pusat Kajian Nasional Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan UPI Bandung, mengungkapkan arti penting pendidikan karakter bagi bangsa dan negara. Beliau menjelaskan bahwa pendidikan karakter sangat erat dan dilatar belakangi oleh keinginan mewujudkan konsensus nasional yang berparadigma Pancasila dan UUD 1945. Konsensus tersebut selanjutnya diperjelas melalui UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berbunyi “ Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokrasi serta bertanggung jawab.”
Dari bunyi pasal tersebut, Wamendiknas mengungkapkan bahwa telah terdapat 5 dari 8 potensi peserta didik yang implementasinya sangat lekat dengan tujuan pembentukan pendidikan karakter. Kelekatan inilah yang menjadi dasar hukum begitu pentingnya pelaksanaan pendidikan karakter. Wamendiknas pun mengatakan bahwa, pada dasarnya pembentukan karakter itu dimulai dari fitrah yang diberikan Ilahi, yang kemudian membentuk jati diri dan prilaku. Dalam prosesnya sendiri fitrah Ilahi ini sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, sehingga lingkungan memilki peranan yang cukup besar dalam membentuk jati diri dan prilaku. Oleh karena itu Wamendiknas mengatakan bahwasanya sekolah sebagai bagian dari lingkungan memiliki peranan yang sangat penting. Wamendiknas menganjurkan agar setiap sekolah dan seluruh lembaga pendidikan memiliki school culture , dimana setiap sekolah memilih pendisiplinan dan kebiasaan mengenai karakter yang akan dibentuk. Lebih lanjut Wamendiknas pun berpesan, agar para pemimpin dan pendidik lembaga pendidikan tersebut dapat mampu memberikan suri teladan mengenai karakter tersebut.
Wamendiknas juga mengatakan bahwa hendaknya pendidikan karakter ini tidak dijadikan kurikulum yang baku, melainkan dibiasakan melalui proses pembelajaran. Selain itu mengenai sarana-prasaran, pendidikan karakter ini tidak memiliki sarana-prasarana yang istimewa, karena yang diperlukan adalah proses penyadaran dan pembiasaan.

PENDIDIKAN KARAKTER
Secara historis-geneologis, pencetus pendidikan karakter yang menekankan dimensi etis-spiritual dalam proses pembentukan pribadi ialah pedagog Jerman FW Foerster (1869-1966). Ada empat ciri dasar dalam pendidikan karakter menurut Foerster. Pertama, keteraturan interior dengan setiap tindakan diukur berdasar hierarki nilai. Nilai menjadi pedoman normatif setiap tindakan. Kedua, koherensi yang memberi keberanian, membuat seseorang teguh pada prinsip, tidak mudah terombang-ambing pada situasi baru atau takut risiko. Koherensi merupakan dasar yang membangun rasa percaya satu sama lain. Tidak adanya koherensi meruntuhkan kredibilitas seseorang. Ketiga, otonomi. Di situ seseorang menginternalisasikan aturan dari luar sampai menjadi nilai-nilai bagi pribadi. Itu dapat dilihat lewat penilaian atas keputusan pribadi tanpa terpengaruh oleh atau desakan dari pihak lain. Keempat, keteguhan dan kesetiaan. Keteguhan merupakan daya tahan seseorang guna mengingini apa yang dipandang baik. Kesetiaan merupakan dasar bagi penghormatan atas komitmen yang dipilih. Karakter itulah yang menentukan bentuk seorang pribadi dalam segala tindakannya.
Selain itu pula pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai “the deliberate use of all dimensions of school life to foster optimal character development”.  Dalam pendidikan karakter di sekolah, semua komponen (pemangku pendidikan) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, dan ethos kerja seluruh warga sekolah/lingkungan. Di samping itu, pendidikan karakter dimaknai sebagai suatu perilaku warga sekolah yang dalam menyelenggarakan pendidikan  harus berkarakter.
Menurut David Elkind & Freddy Sweet Ph.D. (2004), pendidikan karakter dimaknai sebagai berikut: “character education is the deliberate effort to help people understand, care about, and act upon core ethical values. When we think about the kind of character we want for our children, it is clear that we want them to be able to judge what is right, care deeply about what is right, and then do what they believe to be right, even in the face of pressure from without and temptation from within”.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa pendidikan karakter adalah segala sesuatu yang dilakukan guru, yang mampu mempengaruhi karakter peserta didik. Guru membantu membentuk watak peserta didik. Hal ini mencakup keteladanan bagaimana perilaku guru, cara guru berbicara atau menyampaikan materi, bagaimana guru bertoleransi, dan berbagai hal terkait lainnya.
Menurut T. Ramli (2003), pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan  pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk  pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan   warga negara yang baik. Adapun kriteria manusia yang baik, warga   masyarakat yang baik, dan warga negara yang baik bagi suatu masyarakat    atau bangsa, secara umum adalah nilai-nilai sosial tertentu, yang  banyak dipengaruhi oleh budaya masyarakat dan bangsanya. Oleh karena  itu, hakikat dari pendidikan karakter dalam konteks pendidikan di Indonesia adalah pendidikan nilai, yakni  pendidikan nilai-nilai luhur   yang bersumber dari budaya bangsa Indonesia sendiri, dalam rangka  membina kepribadian generasi muda.
Oleh karena itu pendidikan karakter harus digali dari landasan idiil Pancasila, dan landasan konstitusional UUD 1945. Sejarah Indonesia memperlihatkan bahwa pada tahun 1928, ikrar “Sumpah Pemuda” menegaskan tekad untuk membangun nasional Indonesia. Mereka bersumpah untuk berbangsa, bertanah air, dan berbahasa satu yaitu Indonesia. Ketika merdeka dipilihnya bentuk negara kesatuan. Kedua peristiwa sejarah ini menunjukan suatu kebutuhan yang secara sosio-politis merefleksi keberadaan watak pluralisme tersebut. Kenyataan sejarah dan sosial budaya tersebut lebih diperkuat lagi melalui arti simbol “Bhineka Tunggal Ika” pada lambang negara Indonesia.
Dari mana memulai dibelajarkannya nilai-nilai karakter bangsa, dari pendidikan informal, dan secara pararel berlanjut pada pendidikan formal dan nonformal. Tantangan saat ini dan ke depan bagaimana kita mampu menempatkan pendidikan karakter sebagai sesuatu kekuatan bangsa. Oleh karena itu kebijakan dan implementasi pendidikan yang berbasis karakter menjadi sangat penting dan strategis dalam rangka membangun bangsa ini. Hal ini tentunya juga menuntut adanya dukungan yang kondusif dari pranata politik, sosial, dan budaya bangsa.

MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH  MELALUI KEARIFAN LOKAL

Sejarah menunjukkan, masing-masing etnis dan suku memiliki kearifan lokal sendiri. Misalnya saja (untuk tidak menyebut yang ada pada seluruh suku dan etnis di Indonesia), suku Batak kental dengan keterbukaan, Jawa nyaris identik dengan kehalusan, suku Madura memiliki harga diri yang tinggi, dan etnis Cina terkenal dengan keuletan. Lebih dari itu, masing-masing memiliki keakraban dan keramahan dengan lingkungan alam yang mengitari mereka. Kearifan lokal itu tentu tidak muncul serta-merta, tapi berproses panjang sehingga akhirnya terbukti, hal itu mengandung kebaikan bagi kehidupan mereka. Keterujiannya dalam sisi ini membuat kearifan lokal menjadi budaya yang mentradisi, melekat kuat pada kehidupan masyarakat. Artinya, sampai batas tertentu ada nilai-nilai perenial yang berakar kuat pada setiap aspek lokalitas budaya ini. Semua, terlepas dari perbedaan intensitasnya, mengeram visi terciptanya kehidupan bermartabat, sejahtera dan damai. Dalam bingkai kearifan lokal ini, masyarakat bereksistensi, dan berkoeksistensi satu dengan yang lain.
Masyarakat Indonesia sudah sepatutnya untuk kembali kepada jati diri mereka melalui pemaknaan kembali dan rekonstruksi nilai-nilai luhur budaya mereka. Dalam kerangka itu, upaya yang perlu dilakukan adalah menguak makna substantif kearifan lokal. Sebagai misal, keterbukaan dikembangkan dan kontekstualisasikan menjadi kejujuran dan seabreg nilai turunannya yang lain. Kehalusan diformulasi sebagai keramahtamahan yang tulus. Harga diri diletakkan dalam upaya pengembangan prestasi; dan demikian seterusnya. Pada saat yang sama, hasil rekonstruksi ini perlu dibumikan dan disebarluaskan ke dalam seluruh masyarakat sehingga menjadi identitas kokoh bangsa, bukan sekadar menjadi identitas suku atau masyarakat tertentu. Untuk itu, sebuah ketulusan, memang, perlu dijadikan modal dasar bagi segenap unsur bangsa. Ketulusan untuk mengakui kelemahan diri masing-masing, dan ketulusan untuk membuang egoisme, keserakahan, serta mau berbagi dengan yang lain sebagai entitas dari bangsa yang sama. Para elit di berbagai tingkatan perlu menjadi garda depan, bukan dalam ucapan, tapi dalam praksis konkret untuk memulai. kearifan lokal yang digali, dipoles, dikemas dan dipelihara dengan baik bisa berfungsi sebagai alternatif pedoman hidup manusia Indonesia dewasa ini dan dapat digunakan untuk menyaring nilai-nilai baru/asing agar tidak bertentangan dengan kepribadian bangsa dan menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Sang Khalik, alam sekitar, dan sesamanya (tripita cipta karana). Dan sebagai bangsa yang besar pemilik dan pewaris sah kebudayaan yang adiluhung pula, bercermin pada kaca benggala kearifan para leluhur dapat menolong kita menemukan posisi yang kokoh di arena global ini.
Persoalannya adalah bagaimana mengimplementasikan kearifan lokal untuk membangun pendidikan karakter di sekolah? Oleh karena itu, perlu ada revitalisasi budaya lokal (kearifan lokal) yang relevan untuk membangun pendidikan karakter. Hal ini dikarenakan kearifan lokal di daerah pada gilirannya akan mampu mengantarkan siswa untuk mencintai daerahnya. Kecintaan siswa pada daerahnya akan mewujudkan ketahanan daerah. Ketahanan daerah adalah kemampuan suatu daerah yang ditunjukkan oleh kemampuan warganya untuk menata diri sesuai dengan konsep yang diyakini kebenarannya dengan jiwa yang tangguh, semangat yang tinggi, serta dengan cara memanfaatkan alam secara bijaksana.
Dalam konteks tersebut di atas, kearifan lokal menjadi relevan. Anak bangsa di negeri ini sudah sewajarnya diperkenalkan dengan lingkungan yang paling dekat di desanya,  kecamatan, dan kabupaten, setelah  tingkat nasional dan internasional. Melalui pengenalan lingkungan yang paling kecil, maka anak-anak kita bisa mencintai desanya. Apabila mereka mencintai desanya mereka baru mau bekerja di desa dan untuk desanya. Kearifan lokal mempunyai arti sangat penting bagi anak didik kita. Dengan mempelajari kearifan lokal anak didik kita akan memahami perjuangan nenek moyangnya dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.(http://koleksi-skripsi.blogspot.com/2008/07/teori-pembentukan-karakter.html.). Nilai-nilai kerja keras, pantang mundur, dan tidak kenal menyerah perlu diajarkan pada anak-anak kita. Dengan demikian, pendidikan karakter melalui kearifan lokal seharusnya mulai diperkenalkan oleh guru kepada para siswanya. Semua satuan pendidikan siswanya memiliki keberagaman ras maupun agama, dapat menjadi laboratorium masyarakat untuk penerapan pendidikan karakter. Proses interaksi yang melibatkan semua pihak dalam kearifan lokal sama saja mempelajari karakteristik dari materi yang dikaji sehingga siswa secara langsung dapat menggali karakter peristiwa kelokalan itu.
Oleh karenanya kearifan lokal dapat didefinisikan sebagai kebijaksanaan atau nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kekayaan-kekayaan budaya lokal berupa tradisi, petatah-petitih dan semboyan hidup (Pikiran Rakyat, 4 Oktober 2004). Pengertian Kearifan Lokal dilihat dari kamus Inggris Indonesia, terdiri dari 2 kata yaitu kearifan (wisdom) dan lokal (local). Local berarti setempat dan wisdom sama dengan kebijaksanaan. Dengan kata lain  maka local wisdom dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan, nilai-nilai-nilai, pandangan-pandangan setempat (local)  yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.  Dengan demikian membangun pendidikan karakter disekolah melalui kearifan lokal sangatlah tepat. Hal ini dikarenakan Pendidikan berbasis kearifan lokal adalah pendidikan yang mengajarkan peserta didik untuk selalu dekat dengan situasi konkrit yang mereka hadapi sehari-hari. Model pendidikan berbasis kearifan lokal merupakan sebuah contoh pendidikan yang mempunyai relevansi tinggi bagi kecakapan pengembangan hidup, dengan berpijak pada pemberdayaan ketrampilan serta potensi lokal pada tiap-tiap daerah. Kearifan lokal milik kita sangat banyak dan beraneka ragam karena Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku bangsa, berbicara dalam aneka bahasa daerah, serta menjalankan ritual adat istiadat yang berbeda-beda pula. Kehadiran pendatang dari luar seperti etnis Tionghoa, Arab dan India semakin memperkaya kemajemukan kearifan lokal.
Pendidikan berbasis kearifan lokal dapat digunakan sebagai media untuk melestarikan potensi masing-masing daerah. Kearifan lokal harus dikembangkan dari potensi daerah. Potensi daerah merupakan potensi sumber daya spesifik yang dimiliki suatu daerah tertentu. Para siswa yang datang ke sekolah tidak bisa diibaratkan sebagai sebuah gelas kosong, yang bisa diisi dengan mudah. Siswa tidak seperti plastisin yang bisa dibentuk sesuai keinginan guru. Mereka sudah membawa nilai-nilai budaya yang dibawa dari lingkungan keluarga dan masyarakatnya. Guru yang bijaksana harus dapat menyelipkan nila-nilai kearifan lokal mereka dalam proses pembelajaran. Pendidikan berbasis kearifan lokal tentu akan berhasil apabila guru memahami wawasan kearifan lokal itu sendiri. Guru yang kurang memahami makna kearifan lokal, cenderung kurang sensitif terhadap kemajemukan budaya setempat. Hambatan lain yang biasanya muncul adalah guru yang mengalami lack of skill. Akibatnya, mereka kurang mampu menciptakan pembelajaran yang menghargai keragaman budaya daerah.

PENUTUP
Berdasarkan uraian di atas dapat dikemukakan bahwa membangun pendidikan karakter di sekolah melalui kearifan lokal mengandung nilai-nilai yang relevan dan berguna bagi pendidikan. Oleh karena itu pendidikan karakter  berbasis kearifan lokal dapat dilakukan dengan merevitalisasi budaya lokal. Untuk mewujudkan pendidikan karakter disekolah berbasis kearifan lokal memerlukan adanya pengertian, pemahaman, kesadaran, kerja sama, dan partisipasi seluruh elemen warga belajar.

DAFTAR PUSTAKA
Blum, Lawrence A.. 2001. “Antirasisme, Multikulturalisme, dan Komunitas Antar-Ras” Tiga Nilai yang Bersifat Mendidik bagi Sebuah Masyarakat Multikultural”, dalam L. May, S. Collins-Chobanian, dan K. Wong, editor, Etika Terapan I: Sebuah Pendekatan Multikultural. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Departemen Dalam Negeri. 2007. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pedoman Fasilitasi Organisasi Kemasyarakatan Bidang Kebudayaan, Keraton, dan Lembaga Adat dalam Pelestarian dan Pengembangan Budaya Daerah.
http://pangasuhbumi.com/article/20582/pemulihan-lingkungan-dengan-kearifan-lokal.html

http://tal4mbur4ng.blogspot.com/2010/07/kearifan-lokal-guna-pemecahan-masalah.html
Kartodirdjo, Sartono. 1994a. Kebudayaan Pembangunan dalam Perspektif Sejarah. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kartodirdjo, Sartono. 1994b. Pembangunan Bangsa tentang Nasionalisme, Kesadaran dan Kebudayaan Nasional. Yogyakarta: Aditya Media.
Koentjaraningrat, 1984. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Cetakan ke-11. Jakarta: Gramedia.
Koentjaraningrat, 1986. Pengantar Ilmu Antropologi. Cetakan ke-6. Jakarta: Aksara Baru.
Sedyawati, Edi. 2007. Keindonesiaan dalam Budaya: Buku 1 Kebutuhan Membangun Bangsa yang Kuat. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Sedyawati, Edi. 2008. Keindonesiaan dalam Budaya: Buku 2 Dialog Budaya Nasional dan Etnik, Peranan Industri Budaya dan Media Massa, Warisan Budaya dan Pelestarian Dinamis. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Smiers, Joost. 2009. Arts under Pressure: Memperjuangkan Keanekaragaman Budaya di Era Globalisasi. Terjemahan Umi Haryati. Yogyakarta: Insistpress.

Pendidikan Karakter Sebagai Pondasi Kesuksesan Peradaban Bangsa

Pendidikan karakter kini memang menjadi isu utama pendidikan, selain menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter ini pun diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam mensukseskan Indonesia Emas 2025. Di lingkungan Kemdiknas sendiri, pendidikan karakter menjadi fokus pendidikan di seluruh jenjang pendidikan yang dibinannya. Tidak kecuali di pendidikan tinggi, pendidikan karakter pun mendapatkan perhatian yang cukup besar, kemarin (1/06) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan Rembuk Nasioanal dengan  tema “ Membangun Karakter Bangsa dengan Berwawasan Kebangsaan”. Acara yang digelar di Balai Pertemuan UPI ini, dibidangi oleh Pusat Kajian Nasional Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan UPI.
Selain Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Prof.dr.Fasli Jalal, Ph.D, hadir pula menjadi pembicara seperti Prof.Dr.Mahfud,MD,SH, SU. Prof.Dr.Jimly Asshiddiqie, SH. Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A. Prof.Dr.H.Sunaryo Kartadinata,M.Pd. Prof.Dr.H.Dadan Wildan, M.Hum dan Drs. Yadi Ruyadi, M.si.
Wamendiknas dalam acara ini mengungkapkan arti penting pendidikan karakter bagi bangsa dan negara, beliau pun menjelaskan bahwa pendidikan karakter sangat erat dan dilatar belakangi oleh keinginan mewujudkan konsensus nasional yang berparadigma Pancasila dan UUD 1945. Konsensus tersebut selanjutnya diperjelas melalui UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berbunyi “ Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokrasi serta bertanggung jawab.”
Dari bunyi pasal tersebut, Wamendiknas mengungkapkan bahwa telah terdapat 5 dari 8 potensi peserta didik yang implementasinya sangat lekat dengan tujuan pembentukan pendidikan karakter. Kelekatan inilah yang menjadi dasar hukum begitu pentingnya pelaksanaan pendidikan karakter.
Wamendiknas pun mengatakan bahwa, pada dasarnya pembentukan karakter itu dimulai dari fitrah yang diberikan Ilahi, yang kemudian membentuk jati diri dan prilaku. Dalam prosesnya sendiri fitrah Ilahi ini dangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, sehingga lingkungan memilki peranan yang cukup besar dalam membentuk jati diri dan prilaku.
Oleh karena itu Wamendiknas mengatakan bahwasanya sekolah sebagai bagian dari lingkungan memiliki peranan yang sangat penting. Wamendiknas menganjurkan agar setiap sekolah dan seluruh lembaga pendidikan memiliki school culture , dimana setiap sekolah memilih pendisiplinan dan kebiasaan mengenai karakter yang akan dibentuk. Lebih lanjut Wamendiknas pun berpesan, agar para pemimpin dan pendidik lembaga pendidikan tersebut dapat mampu memberikan suri teladan mengenai karakter tersebut.
Wamendiknas juga mengatakan bahwa hendaknya pendidikan karakter ini tidak dijadikan kurikulum yang baku, melainkan dibiasakan melalui proses pembelajaran. Selain itu mengenai sarana-prasaran, pendidikan karakter ini tidak memiliki sarana-prasarana yang istimewa, karena yang diperlukan adalah proses penyadaran dan pembiasaan.
Prihal pengembangannya sendiri, Wamendiknas melihat bahwa kearifan lokal dan pendidikan di pesantern dapat dijadikan bahan rujukan mengenai pengembangan pendidikan karakter, mengingat ruang lingkup pendidikan karakter sendiri ssangatlah luas.
Sehari sebelum acara yang digelar di UPI ini ( 31/05), di Ruang Rapat Komisi X, DPR-RI, diadakan Rapat Kerja yang membahas pendidikan karakter. Hadir dirapat tersebut selain 25 anggota fraksi, adalah Menkokesra, Mendiknas, Menag, Menbudpar, Menpora, Wamendiknas, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri, serta para pejabat eselon 1 kementerian terkait.
Dalam Rapat Kerja tersebut dibahas mengenai kesiapan masing-masing kementerian mengenai pendidikan karakter tersebut. Menkokesra sebagai koordinator perumus pendidikan karakter ini menyebutkan bahwa setiap kementerian yang terikat memiliki program-program berencana mengenai pendidikan karakter yang nantinya diajukan sebagai bahan untuk mengagas lahirnya Keppres mengenai pendidikan karakter. Menkokesra pun menyebutkan bahwa nantinya pendidikan karakter ini akan dijadikan aksi bersama dalam pelaksanaannya.
Para anggota fraksi pun melihat pendidikan karakter ini sangat penting dalam membentuk akhlak dan paradigma masyarakat Indonesia. Semoga pendidikan karakter ini tidak hanya menjadi proses pencarian watak bangsa saja, melainkan sebagai corong utama titik balik kesuksesan peradaban bangsa.

Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Mahasiswa


Artikel pentingnya pendidikan karakter bagi mahasiswa ini sebenarnya masih melengkapi tugas yang kemarin, setelah kemarin membuat opini tentang saran dan masukan untuk FIP UNY, sekarang giliran mencari artikel tentang pentingnya pendidikan karakter bagi mahasiswa. Pendidikan karakter sebenarnya sangat mendasar, bukan hanya mahasiswa saja yang harus menerima pendidikan karakter, di rumah, di sekolah dasar, dan di lingkungan di mana kita tinggal tanpa sadar kita sudah menerima pendidikan yang pada nantinya dapat membentuk karakter pada diri kita.

Lalu apa sebenarnya karakter itu? Karakter adalah sifat yang di bawa oleh tiap individu, yang setiap orang memiliki karakter masing-masing. Pengertian karakter lebih mengarah pada moral dan budi pekerti seseorang, tentunya yang bersifat positf.

Jadi bagi mahasiswa, sangat penting untuk mendapatkan pendidikan karakter, hal ini bertujuan untuk memperkuat akhlak dan sifat terpuji bagi peserta didik (dalam hal ini mahasiswa). Karena kepandaian di bidang pendidikan saja belum cukup tanpa bekal moral dan karakter yang kuat. Agar saat mahasiswa terjun di masyarakat nanti tidak terjadi penyalahgunaan ilmu yang di pelajari selama sekolah.

Seperti kita lihat sekarang ini, dimana orang-orang pandai malah menyalahgunakan kepandaiannya untuk melakukan tindak pidana seperti korupsi atau menjadi teroris. Kalau saja mereka memiliki karakter dan budi pekerti yang kuat, tentu hal itu tidak akan terjadi. Jadi untuk alasan kebaikanlah maka perlu di tekankan pentingnya pendidikan karakter bagi mahasiswa.

Oh ya, kalau mau mencari tugas tentang contoh naskah pidato bahasa Jepang bisa membaca di sini: contoh naskah pidato bahasa Jepang. Jangan lupa baca juga apa saja kendala dalam pendidikan bahasa Indonesia bagi mahasiswa.

Comments System

Disqus Shortname

Disqus Shortname

Comments system